
Overupdate57 - Inggris - Setelah resmi pelatih klub raksasa Arsenal, Unai Emery sudah tidak bekerja sebagai pelatih tim tersebut. Berdasarkan sejumlah rapor merah yang didapatkan oleh Emery, manajemen klub memutuskan untuk memberhentikan kontrak Unai Emery.
Pada pertandingan saat Arsenal menjamu Eintracht Frankfurt pada matchday kelima Liga Eropa 2019/20, Jumat 29 November 2019 kemarin, dengan status tuan rumah. Tim besutan Unai Emery itu harus tunduk dengan skor ahkir 1-2.
Arsenal mengawali permainan dengan keunggulan dari Pierre-Emerick Aubameyang pada ahkir babak pertama. Tetapi selepas turun minum, Eintracht Frankfurt berhasil comeback 2-1 melalui gol yang dicetak oleh Daichi Kamada pada menit ke-55 dan 64.
Kekalahan itu membuat Arsenal harus menunda lolos ke babak 32 besar. Saat ini, The Gunners masih memuncaki klasemen Grup F dengan raihan 10 poin dan bisa lolos jika menang di pertandingan terahkir.
Meskipun masih berpeluang lolos, kekalahan dari Eintracht Frankfurt menambah deretan hasil memalukan Arsenal. Klub yang bermarkas di Emirates Stadium itu tidak meraih kemenangan dalam tujuh laga beruntun.
Untuk sementara, The Gunners ditangani mantan pemainnya, Freddie Ljungberg. Selain Ljungberg, terdapat beberapa calon pelatih yang dirasa dapat menahkodai di Emirates setelah kepulangan Emery. Berikut dilansir dari Bola.com adalah lima calon pelatih Arsenal pengganti Unai Emery.
1. Eddie Howe

Eddie Howe telah melakukan pekerjaan luar biasa di Bournemouth selama beberapa musim terahkir ini. Howe membawa Bournemouth ke Liga Premier setelah menjuarai kejuaraan EFL pada musim 2014/5.
Sementara pencapaian tertingginya adalah membawa klub itu ke peringkat sembilan klasemen pada 2016-17. Disisi lainnya, Eddie Howe juga dapat menuyusun skuat yang mumpuni dengan anggaran yang minim.
Kualifikasi Howe tentu saja sangat cocok dengan tipikal Arsenal yang jarang mendatangkan pemain bintang.
2. Massimilliano Allegri

Mantan pelatih Juventus, Massimilliano Allegri, banyak dikaitkan dengan klub-klub eropa seperti Manchester United, Real Madrid, dan Arsenal.
Torehan cemerlang bersama Nyonya Tuan tentunya menjadi alasan klub tersebut menginginkan strategi Allegri. Selama menahkodai Juventus pada 2014-19, Allegri mampu mempersembahkan delapan gelar domestik.
Disamping itu, Blanconeri juga dua kali menembus final Liga Champions. Sementara presentase kemenangan bersama klub asal Turin itu sebesar 70,4% dan menjadi satu diantara yang tertinggi di Juventus.
Jika Arsenal menginginkan Allegri tentunya harus bergerak secepat mungkin. Ada klub lain, yaitu Bayern Munchen yang sama-sama belum menunjuk nahkoda baru.
3. Mauricio Pochettino

Banyak fans Arsenal yang berharap Mauricio Pochettino menjadi nahkoda Dani Ceballos dkk. Pelatih asal Argentina itu baru saja didepak dari Tottenham Hotspur.
Pochettino belum pernah mengantarkan Spurs juara. Tetapi raihan Pochettino mengantarkan klub tersebut ke final Liga Champions 2019 bisa menjadi salah satu pertimbangan.
Pochettino juga membawa Spurs tak pernah absen dari perhelatan Liga Champions dalam empat tahun berturut-turut.
Pelatih berusia 52 tahun itu juga kerap memberikan kesempatan pemain muda untuk berkembang. Kondisi yang seperti itulah yang menjadi salah satu pertimbangan Arsenal untuk mendatangkannya.
4. Patrick Vieira

Patrick Vieira mengawali karir kepelatihannya bersama New York City FC. Setelah itu, Viera menjadi pelatih klub Ligue 1, Nice.
Pada musim pertamanya, Vieira sukses mengantarkan Nice finish di posisi ketujuh. Hal itu menjadi sedikit penilaian apik dimana usianya yang masih muda untuk ukuran pelatih.
Sebelum Arsenal menunjuk Unai Emery, pihak klub juga sudah mengadakan pembicaraan singkat dengan Vieira. Ia tentunya juga berpeluang untuk menukangi The Gunners setelah Emery dipecat.
5. Mikel Arteta

Seperti Patrick Vieira, Mikel Arteta juga pernah dikaitkan menangani Arsenal. Namun, saat itu The Gunners lebih condong di Manchester City. Bekal tersebut tentunya sangat bagus jika Arsenal ingin mendatangkannya.
Apabila Arsenal merekrut Arteta, klub tersebut akan mengikuti jejak tim-tim Premier League yang memilih mantan pemain sebagai pelatih. Salah satunya kekurangan Arteta adalah minimnya pengalaman.
Kondisi itu juga menjadi pertimbangan yang riskan apabila Arsenal menunjuk Mikel Arteta sebagai pelatih Arsenal.
(sumber artikel ini dari bola.net, dimuat ulang di Overupdate57)
Tertarik untuk bermain Betting Online Live Casino terpercaya dan aman? Langsung saja kunjungi lapaknya gan, jangan ragu karena BERAPAPUN KEMENANGAN yang Anda terima akan dibayar 100%.



0 Komentar