Andrea Dovizioso ini Mulai Menyerah Untuk Melampaui Marc Marquez

andrea-dovizioso-ini-mulai-menyerah-untuk-melampaui-marc-marquez

Overupdate57 - MotoGP - Mulai untuk fokus meningkatkan performa motor Ducati miliknya. Pebalap yang dikenal dengan Andrea Dovizioso ini Mulai Menyerah Untuk Melampaui Marc Marquez.

Berada dalam urutan keenam, pada ajang MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Minggu 15 September 2019 kemain. Andrea Dovizioso berada di baris kedua, pembalap yang berasal dari Italia itu kesulitan untuk naik ke urutan tiga besar.

Usai menjalani 27 lap MotoGP San Marino, Dovizioso harus puas selesai di peringkat enam. Dengan selisih waktu 13,744 detik dari pebalap Marc Marquez yang berhasil menaiki podium juara.

Jumlah poin yang didapatkannya-pun hanya 10 poin setelah menduduki peringkat keenam. Pebalap yang saat ini berumur 33 tahun itu semakin jauh jaraknya dengan sang juara Marc Marquez.

Dovizioso menduduki singgasana dengan perolehan koleksi 182 poin. Sedangkan mantan pebalap Yamaha Tech itu tertinggal hingga 93 poin dari Marquez yang menduduki urutan paling atas.


Dengan sisa enam seri MotoGP musim ini, Dovi masih bisa mengejar ketertinggalannya. Tetapi, Dovi nampak pesimis untuk menggeser posisi Marc Marquez, pebalap Repsol Honda itu.

"Saya bahkan sudah tidak lagi melihat Marc Marquez, tidak ada gunanya mencari cara untuk mempersempit margin dari Marquez. Jika kami terus-terusan tertinggal di setiap balapan." ucap Andrea Dovizionso.

Mengincar Podium Tertinggi di MotoGP Aragon

andrea-dovizioso-ini-mulai-menyerah-untuk-melampaui-marc-marquez

Saat ini, Dovizioso lebih mengedepankan untuk fokus di MotoGP Aragon, Spanyol 20-22 September nanti. Saat musim lalu, Dovi bersaing ketat dengan Marquez untuk mendapatkan finish terdepan.

Namun perbedaan 0,648 detik menghentikannya untuk mendapatkan Podium pertama. Dengan catatan waktu 41 menit 55,949 detik, Ia meraih podium kedua.

Ambisi tersebut dijadikan Dovi untuk memotivasinya menjadi orang yang akan menaiki podium pertama.

"Tahun lalu, saya bertarung hingga ahkir. Tahun ini, semua rival saya mengalami peningkatan dan lebih kompetitif. Yang menjadi favorit pemenang selalu berubah di setiap balapan. Contohnya di Silverstone," ucap sang juara dunia GP125 tahun 2004 ini.

"Saya memulai pekan balap dengan sangat buruk, tetapi akan meningkat pada setiap sesi. Saya-pun yakin bisa ikut dalam perebutan kemenangan. Setiap pekan balap memiliki cerita berbeda dan kinerja kami akan mengubah potensi. Grip dan temperatur juga mengubah segalanya," ucap Dovizioso.

Posting Komentar

0 Komentar