Mengapa Liverpool Menjadi Jagoan di Premier League

mengapa-liverpool-menjadi-jagoan-di-premier-league
Overupdate57 - Liverpool - Jurgen Klopp, kesabaran yang berbuah hasil telah dipetiknya. Liverpool yang saat ini sudah mendekati kesempatan untuk menjadi juara, pasalnya tim yang saat ini diasuh oleh Klopp mulai menunjukkan prestasinya. Hal ini akan dikupas dalam Berita Bola kali ini.

Mengapa Liverpool Menjadi Jagoan di Premier League ?

mengapa-liverpool-menjadi-jagoan-di-premier-league

Usai mendapatkan kemenangan di Liga Champion 2018/19, Mohamed Salah dan lainnya mendapatkan gelar Piala Super Eropa dengan mengalahkan Chelsea melalui penalti 5 - 4.

Perubahan yang dialami oleh Liverpool terdapat campur tangan Jurgen Klopp, dengan tim yang terjebak euforia kesuksesan masa lalu menjadi tim superior.

Setelah tiga musim Ia singgah di Anfield, Ia-pun beruntung, manajemen klub tetap bersabar. Kepercayaan besar dipikul oleh Klopp walaupun tidak kunjung mendapatkan gelar juara di tiga musim awal.

Yang membuat Klopp sangat luar biasa adalah soliditas permainan Liverpool, sehingga dapat ke level ini dengan tidak menghamburkan dana banyak. Virgil van Dijk yang menjadi pemain paling mahal yang didatangkan Liverpool dengan harga 84,65 juta Euro. Sisanya Liverpool mendatangkan pemain dengan kisaran harga normal saja.

Sebelum Jurgen Klopp menghiasi Liverpool, siapa yang mengenali sosok Sadio Mane, Andrew Robertson, dan Georginio Wijnaldum?

Hal inilah Mengapa Liverpool Menjadi Jagoan di Premier League

Lini Depan yang Sangat Berbahaya

mengapa-liverpool-menjadi-jagoan-di-premier-league

Ketika Liverpool melepas Philippe Coutinho ke Barcelona, banyak orang yang menilai Liverpool bakal merugi besar. Dikarenakan Liverpool tidak akan memiliki sosok penyerang kelas dunia yang bisa diandalkan pertahanan lawan.

Sebelumnya kehilangan Luis Suarez juga berdampak besar di Liverpool, Imbas kepergiannya sangat terasa di sektor depan sebelum ahkirnya Coutinho dipasrahkan untuknya.

Namun keputusan untuk merekrut Mohamed Salah sangatlah bagus. Penyerang yang berasal dari Mesir itu menjadi mesin cetak gol bagi Liverpool. Dua musim terahkir Ia dicatatkan sebagai top scorer Premier League.

Semua itu tidak dimakan oleh Salah sendirian, dengan kombinasi trisula sektor depan Roberto Firminho, Sadio Mane, dan Mohamed Salah menjadikan lini depan Liverpool semakin buas. Produktivitas tiga pemain tersebut saling mengimbangi satu sama lain, bahkan pada musim lalu Mane dengan Salah menjadi pemain paling tajam dengan penorehan 22 gol.

Tetapi salah satu pemain di atas absen karena mengalami cedera dan akumulasi kartu, lini depan Liverpool namun tidak kekurangan taring. Mereka-pun sudah memiliki pemain pelapis yang kemampuannya tidak kalah apik, Divock Origi, Xherdan Shaqiri, Adam Latlana yang bisa diandalkan oleh Klopp ketika dibutuhkan.

Kedalaman sektor depan ini membuat produktivitas Liverpool selalu aman dan terjaga. Bagi Jurgen Klopp, Ia dapat mengubah ubah sistem pemain penyerang mereka karena memiliki cadangan pemain siap untuk bertempur.

Lini Belakang yang Sangat Kuat

mengapa-liverpool-menjadi-jagoan-di-premier-league

Bagi Liverpool, keputusan untuk merekrut Virgil van Dijk sangatlah tepat juga. Dengan harga yang dikeluarkan, Liverpool mendapatkan bayaran yang setimpal dengan memiliki sosok lini belakang yang sangat kuat dan tangguh.

Kedatangan bek raksasa asal Belanda itu membuat lini pertahanan Liverpool sangat susah untuk ditembus lawan. Apalagi saat ditampilkan duet dengan Joel Matip dan Dejan Lovren, kedua bek ini bahkan seperti tembok yang sulit untuk ditembus.

Untuk berjaga jaga Liveprool mendatangkan bek muda Sepp van den Berg sebagai opsi pilihan di lini belakang. Mereka juga memiliki pemain serba bisa Fabinho, yang bisa multi talent gelandang jangkar atau stopper.

Disamping itu, Liverpool juga memiliki dua fullback yang sangat agresif. Trent Alexander-Arnold, Andrew Robertson, Joe Gomez melengkapi pertahanan belakang yang sangat solid dari The Reds.

Kiper yang Sulit Untuk Ditembus

mengapa-liverpool-menjadi-jagoan-di-premier-league

Dalam dua musim awal Liverpool selalu menghadapi problem mengenai stabilitas permainan kiper. Kekalahan yang diterima The Reds di final Liga Eropa 2016-2017 pada saat menghadapi Sevilla dan Liga Champions 2017-18 melawan Real Madrid karena kelakuan kiper yang konyol dan merugikan tim.

Musim lalu, Liverpool mendatangkan Alisson Ramses Becker dari AS Roma dengan total dana 62,5 juta Euro, namun biaya itu tidak-lah sia - sia.

Adanya Alisson Becker membuat lini belakang sangatlah tenang. Pasalnya sesaat menghadapi laga yang sangat krusial, kiper yang berasal dari Brasil itu dapat diandalkan dalam penyelamatan kritis.

Namun juga dibutuhkan seorang kiper yang kompeten lainnya, mempersiapkan planning B. Nama Adrian San Miguel del Castillo dengan status free transfer didatangkan musim 2019-20. Mantan kiper West Ham United itu membuktikkan ia bisa menjadi serep yang sangat baik. Hal itu dikarenakan Alisson saat itu cedera, Ia mengawal gawang Liverpool di final Piala Super Eropa melawan Chelsea. Performa apik dan penting Ia tunjukkan saat adu penalti.

Lini Tengah yang Sangat Kompeten dan Bertenaga

mengapa-liverpool-menjadi-jagoan-di-premier-league

Lini tengah Liverpool terhitung biasa biasa saja, dibandingkan dengan Manchester City, Chelsea, Tottenham, MU, bahkan Arsenal.

Tidak ada satupun gelandang dengan skill individu yang menarik. Namun satu hal yang membuat Liverpool sangatlah dominan, yaitu sifat pekerjakeras dan tidak pantang menyerah.

Alex Oxlade-Chamberlain, James Milner, Jordan Henderson, Georginio Wijnaldum, Naby Keita, dan Fabinho yang memiliki tipikal gelandang bertenaga kuda. Disamping fisik yang sangat bagus dan prima, mereka dapat bermain konstant dengan tempo yang sangat tinggi di sepanjang laga.

Style permainan Liverpool yang sangat menguras mental lawan asuhan Klopp tidak perlu memiliki embel embel gelandang yang stylish. Yang dibutuhkan hanya pemain dengan agresivitas yang sangat tinggi, cepat, dan bertenaga.

Kelebihan dari gelandang Liverpool adalah kekuatannya dalam hal Kolektivitas, tidak memiliki ego untuk menonjolkan kemampuan individu masing masing.

Posting Komentar

0 Komentar