
Kondisi yang berbeda itulah yang membuat astronot harus mampu beradaptasi dengan lingkungannya dan melakukan aktivitasnya seperti makan, minum, tidur, bahkan buang hajat.
Berbicara mengenai buang hajat, bagaimana sih sebenarnya seorang astronot buang hajat? Apakah sama halnya seperti di Bumi?

Seperti yang dilansir dari Business Insider, ketika para astronot berada di pesawat luar angkasa International Space Station (ISS), ternyata mereka juga punya toilet lho. Didalam toilet tersebut ada alat dan wadah yang cara kerjanya sama dengan vacuum cleaner.
ISS yang memiliki luas sama dengan lapangan bola ini memiliki area toilet yang hanya ditutupi dengan tirai, bukan pintu. Untuk yang ingin buang air kecil, ada sebuah perangkat yang dapat menyedot urin. Perangkat inipun juga dibedakan bagi perempuan dan laki - laki.

Sedangkan untuk pup disediakan sebuah alat untuk diduduki yang memiliki lubang kecil. Ada wadah plastik yang disediakan untuk feses.
Menurut seorang astronot NASA, Peggy Whitson yang telah menghabiskan waktu di luar angkasa selama 665 hari. Buang air kecil di luar angkasa itu mudah. Sangat berbeda dengan pup yang disebutkannya lebih menantang.
Feses ditampung dalam kantong plastik dan dibawa keluar dari tempat sampah di hari berikutnya. Jika sudah terlalu penuh, astronot harus memakai sarung tangan karet dan mengemasnya.

Hal tersebut yang terjadi jika toilet di pesawat luar angkasa berfungsi dengan baik. Namun jika terjadi malfungsi, astronot kadang-kadang harus berurusan dengan feses yang mengambang.
Para astronot juga harus mengikat diri mereka saat pup agar tak bergerak kesana kemari karena tidak adanya gaya gravitasi di luar angkasa.
Berikut adalah cuplikan bagaimana toilet di pesawat luar angkasa dan cara kerjanya yang ditunjukkan oleh astronot asal Italia, Samantha Cristoforetti.
Tertarik untuk bermain Betting Online Live Casino terpercaya dan aman? Langsung saja kunjungi lapaknya gan, jangan ragu karena BERAPAPUN KEMENANGAN yang Anda terima akan dibayar 100%.



0 Komentar